Kelurahan Tebing Tinggi Belum Akan Dimekarkan
Muaratebo – Adanya keinginan dari masyarakat kelurahan Tebing Tinggi Kecamatan Tebo Tengah agar kelurahan mereka segera dimekarkan sepertinya belum akan disikapi dalam waktu dekat oleh Instansi Terkait. Hal ini diutarakan oleh Jumrah, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) Tebo terkait hal ini kemarin (23/08) di ruang kerjanya.
Dikatakan Jumrah, saat ini pihaknya belum berencana akan memekarkan suatu daerah manapun, entah itu desa ataupun kelurahan. “Untuk tahun 2010 ini tidak ada pemekaran,” ujarnya.
Belum adanya rencana pemekaran Kelurahan Tebing Tinggi yang memiliki wilayah yang cukup luas tersebut dikatakan Jumrah salah satunya dikarenakan hingga saat ini belum ada keluhan pelayanan di kantor lurah tersebut, serta belum ada ajuan untuk pemekaran.
“Sampai sejauh ini pelayanan masyarakat masih bias ditangani, belum ada penumpukan ataupun pengantrian masyarakat saat mengurus sesuatu di kantor lurah,” terang Jumrah memberikan alasan.
Alasan lainnya dikatakan Jumrah, adalah pertimbangan biaya untuk kegiatan pemekaran tersebut. Menurutnya tidak sedikit dana yang dibutuhkan untuk menyelenggarkan pemekaran
Selain dana dikatakannya, permasalahan lainnya juga mesti harus dipikirkan apabila terjadi pemekaran tersebut, seperti halnya kantor baru, batas wilayah, dan berbagai permasalahan lainnya yang pastinya tidak semudah yang dipikirkan banyak orang.
Walaupun demikian, Jumrah juga mengakui mengenai luasnya wilayah Kelurahan Tebing Tinggi, yang mengakibatkan banyak warga yang bertempat tinggal jauh dari lokasi kantor, menjadi enggan untuk dating ke kantor lurah Tebing Tinggi.
“Keengganan datang ke kantor lurah karena jauhnya lokasi bias saja terjadi, memang kesibukan di kantor lurah tidak ada, tetapi akibatnya juga banyak pengurusan yang tidak berjalan, karena memang tidak diurus oleh masyarakat, ya karena jauh tadi,” lanjutnya.
Demikian juga untuk tahun mendatang, dikatakan Jumrah hingga saat ini juga belum ada rencana untuk memekarkan suatu daerah di lingkup kabupaten Tebo.
“Yang ada beberapa waktu yang lalu adalah penetapan defenitif beberapa desa di Kabupaten tebo yang telah dimekarkan sebelumnya, sedangkan untuk yang betul-betul baru belum ada,” tandasnya. (lash/ndi)


